Siapa Itu Erwin Kallo?


656aaKABARKAMI - Erwin Kallo. Nama itu mendadak terkenal ke seantero Makassar. Melalui baliho-balihonya yang tersebar di beberapa titik kota dan di kaca-kaca mobil angkutan kota, dia mengampanyekan diri sebagai calon Walikota Makassar melalui jalur independen.

Dia menegaskan kampanyenya itu dengan sebuah jargon: “Suara Independen Suara Rakyat!”

Uniknya, dia mencari calon wakilnya dengan cara audisi, layaknya ajang pencarian bakat di televisi-televisi. Dan tidak main-main, beberapa calon wakil berhasil tersaring, dari rakyat biasa, pejabat, sampai artis.

Dikutip dari situs erwinkallocenter.com, nama-nama potensial yang tersaring di antaranya adalah Asni Alimin, SKM, M.Kes; Drs. H. A. Abdullah Bone, dan Drs. H. A. M. Said Pabokori.

Muh. Fadrin Fachry, Direktur Media Erwin Kallo Center, menjelaskan bahwa sepuluh nama hasil polling terbanyak akan di-fit & proper test dalam sebuah acara di Hotel Horison nanti. Dari acara itu, peserta diperciut lagi menjadi tiga besar dan akan di-polling lagi untuk ditentukan pemenangnya.”

*****

Erwin Kallo lahir di Makassar, 17 September 1965. Ayahnya Hamzah Kallo (sudah meninggal) adalah prajurit TNI Kodam XIV Hasanuddin. Ibunya Hermawati Nio (sudah meninggal) adalah ibu rumahtangga.

Suami dari Nany Erwin dan ayah dari Siti Fatima Nayla Azzahra itu menghabiskan masa kecil dan sekolahnya di Makassar. Dia menempuh jenjang SD dan SMP di sekolah Pembangunan II Monginsidi Makassar dan jenjang SMA di SMA Negeri 1 Makassar.

Selanjutnya, dia merantau ke Jogjakarta dan berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 Jogyakarta. Dia kemudian melanjutkan sekolahnya ke jenjang S2 di Fakultas Hukum Universitas Trisakti Jakarta (S2).

Saat kecil hingga masa sekolah dan kuliah, Erwin Kallo punya segudang aktifitas kreatif dan organisasi. Dia, misalnya, pernah menjadi aktor cilik di beberapa film TVRI Sulawesi Selatan.

Untuk organisasi, Erwin adalah Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa (IKAMI) Sulsel di Yogyakarta (1985-1987), Ketua Litbang Lembaga Kebudayaan Lagaligologi Jogyakarta (1986-1988) Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Yogyakarta (1988-1991).

Selepas kuliah, Erwin menjalankan beberapa pekerjaan, dari pegawai bank, konsultan, hingga membuka kantor pengacara sendiri berlabel Erwin Kallo & Co. Property Lawyers yang mengkhususkan diri pada bidang properti di Jakarta, Bali, dan Makassar.

Beberapa perusahaan properti besar yang menjadi kliennya adalah Ciputra Group, Lippo Group, Bakrie Group, Tommy Soeharto Group, Cilandak Town Square (CITOS), Menara Bosowa, Pakuwon Group, Pasific Place, China Trust, dan lainnya.

Foto: Koran Fajar