Mengenal Foto Sudan, Pemenang Pulitzer 1994


kabarkami.com - Pada 1993, Kevin Carter depresi setelah dipecat dari pekerjaan yang dicintainya: fotografer koran The Star di Johanesburg, Afrika Selatan.

Kevin dipecat setelah polisi menemukan ganja di mobilnya yang hancur akibat kecelakaan. Dia selamat dari kecelakaan, tapi dia harus menerima pil pahit kenyataan.

Jiwa depresi diluapkannya dengan melakukan perjalanan ke negara-negara Afrika untuk memotret. Hingga pada suatu momentum, di negara Sudan, dia mendapatkan pemandangan unik.

Dia melihat seorang anak kecil kelaparan di sebuah hamparan gurun kering dengan seekor burung di belakangnya. Dia memotretnya.

Selanjutnya, dia menghabiskan hari-hari masa depresinya dengan obat dan wanita.

Pada 1994, Joao Silva dan Greg Marinovich, mengirimkan foto Sudan milik Kevin tersebut kepada New York Times untuk dimuat. Joao dan Greg adalah teman Kevin sesama fotografer.

Dan…foto Kevin tersebut ternyata meraih penghargaan Pulitzer 1994. Kevin terkejut dan kemudian bangkit dari depresinya.

Namun, saat sesi tanya-jawab wartawan atas fotonya, Kevin menangis. Dia menangis saat ditanya tentang nasib anak kecil itu setelah dia mengambil gambarnya. Dia merenungi dirinya yang tidak menolong anak kecil itu.

Kevin kembali depresi, terlebih setelah temannya Ken Oosterbroeck meninggal tertembak saat memotret di zona perang Afrika Selatan.

Kevin meninggal di mobilnya akibat keracunan karbondioksida. Entah apakah dia melakukan tindakan bunuh diri atau tidak. Yang jelas, foto Sudan milik Kevin telah memengaruhi dunia.

Sumber: The Bangbang Club Movie; pulitzer.org. Foto: Kevin Carter