Emocore secara konsensus sebagai suatu genre


KABARKAMI, Emo (pengucapan /imoʊ/, singkatan untuk emotional music, adalah gaya musik rock dengan ciri khas musik yang melodius, disertai lirik yang ekspresif dan berisi pengakuan. Emo mulai populer sebagai genre musik pada awal 2000-an mengikuti kesuksesan Jimmy Eat World dan Dashboard Confessional yang laris, hingga rekamannya mendapat piringan platina, dan munculnya subgenre baru dari emo berupa screamo yang lebih agresif.

Istilah emo dipakai oleh kritikus musik dan wartawan untuk menyebut musik yang dibawakan berbagai artis, termasuk Fall Out Boy dan My Chemical Romance, serta grup-grup yang unik seperti Coheed and Cambria serta Panic at the Disco. Selain mengacu kepada musik, EMO secara umum sering dipakai untuk menggambarkan hubungan khusus antara penggemar dan artis serta menjelaskan unsur-unsur yang terkait seperti busana, budaya, dan tingkah laku.

Asal usul dari istilah ‘EMO’  tidaklah begitu pasti, namun paling tidak sudah dikenal sejak tahun 1985. Hingga saat ini “Asal usul istilah emo masih diselubungi misteri. Kalau ‘Minor Threat’ dianggap hardcore, maka ‘Rites of Spring’ dengan fokus yang berbeda, bisa disebut Emotional hardcore atau Emocore. “Gaya bermusik seperti itu segera disebut ‘Emo-core’, istilah yang dibenci oleh semua orang yang terlibat di dalamnya, walaupun istilah dan pendekatan itu berkembang paling sedikit lima belas tahun kemudian, dan melahirkan band-band yang tidak terhitung jumlahnya.  Majalah Thrasher bahkan pernah menulis sebuah artikel yang menyebut Embrace dan grup-grup musik lain di Washington, D.C. sebagai “emo-core”. Ketika itu, ia menganggapnya “istilah paling bodoh dalam tulisannya,  emo berasal dari penonton konser Embrace. Mereka meneriakkan kata “emocore” yang dimaksudkan sebagai ejekan bagi Embrace. Penggemar emo mengklaim bahwa MacKaye yang menciptakan istilah emo untuk mengejek dirinya sendiri di majalah, atau istilah tersebut berasal dari ciptaan Rites of  Spring.

Kata emo pertama kali muncul di media cetak pada tahun 1995 di majalah New Musical Express. Perusahaan rekaman spesialis emocore dengan segera bermunculan di sekitar kalangan punk Washington, D.C, dan identik dengan grup-grup musik yang bernaung di bawah label Dischord Records milik MacKaye. Walaupun sebagian besar dari grup-grup tersebut enggan disebut band emo, mereka menerimanya dengan terpaksa. Veteran punk Jenny Toomey mengenang “Orang yang menggunakan ‘istilah emo’ hanyalah orang-orang yang cemburu terhadap begitu besar dan fanatiknya penggemar pada waktu itu. ‘Rites of Spring’ sudah ada sebelum istilah emo tercipta, dan mereka membencinya. Namun terjadilah keanehan, seperti ketika orang-orang mulai menyebut musik mereka ‘grunge’, Anda juga mulai ikut-ikutan memakai istilah itu, walaupun mulanya Anda membencinya.

Kegemilangan emo di Washington, D.C. hanya bertahan beberapa tahun. Pada 1986, sebagian besar band-band utama, termasuk Rites of Spring, Embrace, Gray Matter, dan Beefeater sudah membubarkan diri. Akan tetapi ide dan estetika yang berasal dari mereka dengan cepat menyebar ke seluruh Amerika Serikat lewat majalah penggemar (zine), rekaman piringan hitam, dan kabar burung. Pada pertengahan tahun 80an, pergeseran kemarahan menjadi aksi, dari kemarahan terpendam menjadi ketidakpastian internal, dari massa yang terindividualisasikan menjadi massa yang individual, semuanya dalam beberapa hal, yang merupakan studi kasus bagi transformasi dunia punk nasional untuk dua dekade berikutnya

Sumber: Hardcore Punk, Indie Rock, Jenis-jenis Musik Rock